Keterangan Jundub, Abu Dzar dan Abu Hurairah r.hum. Mengenai Bersalam-salaman

HAYATUSH SHAHABAH – Dikeluarkan oleh Ath Thabrani dari Jundub r.a., katanya: Apabila Rasulullah saw. bertemu dengan para sahabatnya, baginda tidak akan menjabat tangan mereka kecuali setelah memberi salam kepada mereka.

Dikeluarkan oleh Ahmad dan ar Rubani dari Abu Dzar r.a. bahwa seseorang berkata kepadanya, “Aku ingin bertanya kepadamu mengenai satu hadits dari Rasulullah saw.

Abu Dzar r.a. berkata, “Aku hanya akan memberi tahu kamu mengenai hadits itu dengan bersembunyi.”

Lelaki itu bertanya, “Apakah Rasulullah saw. berjabat tangan denganmu apabila bertemu dengan kamu?”

“Tidaklah aku bertemu dengan beliau melainkan baginda saw. akan menjabat tanganku.” (al Kanz)

Dikeluarkan oleh al Bazar dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi saw. bertemu dengan Huzaifah r.a. dan akan menjabat tangannya. Tetapi Huzaifah menarik tangannya seraya berkata, “Aku sedang berhadats.”

Rasulullah saw. bersabda, “Sesungguhnya seorang muslim apabila berjabat tangan dengan saudaranya, maka berguguranlah dosanya sebagaimana daun-daun pohon berguguran.”

Dikutip dari Kitab Hayatush Shahabah Terjemahan Jilid 2 hal.534, Penerbit Pustaka Ramadhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *