Bab Jual Beli & Adab-adabnya (2)

1. Jangan mencela barang dagangan ketika membeli dan jangan memuji dagangan ketika menjual. (Ibnu Jarir)

2. Sebaiknya jangan membeli dari non muslim, kecuali sangat terpaksa. (Bukhari)

3. Sifat pedagang hendaknya mudah memberi hutang dan memudahkan pembayaran hutang bagi yang kesukaran. (Bukhari)

4. Allah SWT. mempermudah urusan orang lain dalam urusan hutang. (Bukhari)

5. Makruh menerima hasil pembekaman. (Muslim, Tirmidzi, Nasa’i)

6. Haram menyuap dan disuap, dan perantarannya. (Ibnu Majah)

7. Boleh menggadaikan barang. (Bukhari)

8. Boleh mengembalikan barang yang dijumpai cacatnya. Walaupun sudah dipakai dan keuntungan pemakai tetap pada pembeli yaitu tidak ada uang potongan dari pengembalian tersebut. (Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah)

9. Boleh menerima upah hasil dari menulis mushaf. (Razin)

10. Boleh berdagang dipinggir jalan, tempat lalu lalangnya orang-orang, dengan syarat: (1) Menundukkan pandangan, (2) Tidak menyusahkan orang lewat, (3) Menjawab salam, (4) Beramar ma’ruf nahi munkar. (Bukhari, Muslim, Ahmad)

Jual beli yang dilarang

1. Dilarang jual beli patung, arak, bangkai dan babi. (Muslim, Nasa’i)

2. Dilarang jual beli gambar makhluk yang bernyawa. (Bukhari)

3. Haram menjual arak, juga meminumnya, membelinya, memberinya, merasainya, minta dipasarkannya, membawanya, dan meminta dibawakannya. (Bukhari, Muslim, Tirmidzi)

4. Dilarang menjual kelebihan air. Misalnya : kita mempunyai sumur dan masih ada kelebihan air setelah kita gunakan, maka air selebihnya itu tidak boleh kita jual. (Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Nasa’i)

5. Dilarang jual beli sperma pejantan. Maksudnya : menyewakan pejantan untuk pembibitan hewan. Akan tetapi menghadiahkan atau memberikan tidak dilarang. (Bukhari, Tirmidzi, Nasa’i)

Disarikan dari berbagai riwayat hadits Adab-adab Sunnah Sehari-hari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *