Bab Hari Jum’at dan Adab-adabnya (2)

  1. Jika disebut nama Rasulullah SAW., hendaknya bershalawat dalam hati.
  2. Sunnah berdo’a dalam hati diantara dua khutbah tanpa mengangkat tangan. Berdo’a diantara dua khutbah adalah diantara waktu terkabulnya do’a pada hari Jum’at. (HR. Bukhari).
  3. Sunnah membaca surat Al-A’la di rakaat pertama Shalat Jum’at dan Al-Ghasyiyah di rakaat kedua.
  4. Dianjurkan membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum’at. Pahalanya antara lain : diampunkan dosa-dosa selama minggu yang lalu, diselamatkan dari gangguan Dajjal.
  5. Sunnah memperbanyak shalawat atas Rasulullah SAW. pada hari Jum’at. Barangsiapa membaca delapan puluh kali shalawat, setelah shalat Ashar pada hari Jum’at, sebelum berdiri dari tempat shalatnya, akan mendapat pahala, delapan puluh tahun beribadah dan delapan puluh tahun dosanya dimaafkan Allah SWT.
  6. Haram bepergian (jauh) pada hari Jum’at setelah adzan. Seolah-olah sengaja meninggalkan shalat Jum’at.
  7. Boleh berpuasa pada hari Jum’at, jika diiringi hari Kamis atau Sabtu. (HR. Bukhari, Muslim)
  8. Barangsiapa meninggalkan tiga kali shalat Jum’at berturut-turut, maka hilanglah ke Islamannya. (Imam yang lima).
  9. Tidak ada shalat Zhuhur pada hari Jum’at.
  10. Saat-saat terkabulnya do’a pada hari Jum’at, ialah : setelah shalat Shubuh pada hari Jum’at sampai Isyraq, ketika matahari tepat diatas, ketika khatib naik ke mimbar, antara dua khutbah, ketika khatib turun dari mimbar dan setelah shalat Jum’at serta setelah shalat Ashar sampai menjelang Maghrib.
  11. Jangan memisahkan tempat duduk diantara dua orang. Dan jangan menempati tempat duduk orang lain.(HR. Abu Dawud, Nasa’I, Ahmad).
  12. Sunnah menunaikan shalat Tahiyyatul Masjid, walaupun khutbah sudah dimulai. (Imam Lima).
  13. Jika mengantuk ketika sedang mendengarkan khutbah, disunnahkan berpindah tempat. (HR. Abu Dawud, Tirmidzi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *