Lima Hal Yang Serba Lima

“Sesungguhnya setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati, ketika kematian itu telah sampai waktunya, maka tidak dapat ditunda ataupun dimajukan walau sesaat”

Melalui kesempatan yang baik ini, disuasana tahun baru hijriyah 1441, adalah momentum yang tepat bagi kita untuk senantiasa memperbaiki diri. Dalam tausiyah kali ini, saya akan menyampaikan lima hal yang serba lima.

  1. Rukun islam itu ada lima

Dalam sebuah hadist, disebutkan ”Islam itu tegak diatas lima pilar. Bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain ALLAH dan bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu utusan ALLAH, melaksanakan shalat, menunaikan zakat, berpuasa dibulan Ramadhan dan Haji menuju Baitullah ketika mampu”.

Ini yang biasa kita sebut dengan lima rukun Islam. Rukun artinya syarat, jadi kalau rukun Islam artinya syarat iman. Apa saja yang menjadi syarat kalau kita ingin beriman? Yang pertama kita bersyahadat, yaitu bersaksi dan berikrar bahwa kita hanya mengakui ALLAH SWT sebagai Tuhan kita, yang menguasai atas diri kita dan mengakui bahwa Allah telah mengutus Muhamlmad SAW sebagai penyampai risalah-Nya.

Kemudian mampu menunaikan shalat lima waktu sehari semalam. kemudian saat Ramadhan datang, kita bergembira menyambutnya untuk kemudian berpuasa didalamnya. Membayarkan zakat sesuai ketentuan syariat. Dan terakhir bersegera menunaikan ibadah Haji ketika mampu, baik secara fisik maupun materi. Untuk dikatakan beriman, maka sedapat mungkin kita melaksa-nakan kelima hal yang menjadi rukunnya.

  1. Shalat wajib itu ada lima waktu

Kita sebagai umat Islam tentunya sudah mengetahui, bahwa shalat itu adalah tiang agama, disamping sebagai pembeda antara muslim dan kafir. Bagi siapa saja muslim yang mendirikan shalat berarti telah telah turut menegakkan syiar agama Islam. Bagi siapa yang tidak menunaikan shalat, berarti ia telah merobohkan pilar agama bagi dirinya sendiri. Dan shalat adalah saat-saat yang sangat sakral, dimana kita begitu dekat kepada ALLAH SWT.
Saat shalatlah kita dapat berkomunikasi langsung kepada ALLAH SWT. Setiap untaian do’a yang kita panjatkan kepada-Nya, akan didengar langsung oleh-NYA.

Maka dari itu, saya berharap semoga mulai saat ini kita berniat berubah. Tentunya berubah menuju kearah yang lebih baik. Paling minimal, kalau selama ini kita belum menunaikan shalat dimasa yang akan datang, dimulai hari ini kita berangsur menunaikan shalat.

Bagi yang selama ini telah menunaikan nya, dimasa-masa yang akan datang dimulai hari ini, berusaha mengimplementasikan nilai-nilai shalat dalam kehidupan keseharian.

  1. Lima hal yang harus disegerakan

Apa saja lima hal yang harus kita segerakan?, yaitu sebagai berikut :
– Segera bertaubat ketika berdosa,
– Segera membayarkan utang ketika telah mampu membayarnya,
– Segera shalat ketika telah masuk waktu-nya,
– Segera menikah ketika jodoh telah sampai, dan
– Segera di kuburkan ketika ada yang meninggal.

Khusus untuk hal penyelenggaraan jenazah, ada anggapan keliru dari sebagian saudara kita sesama muslim. Yaitu dengan berlama-lama menyemayamkan (belum menguburkan) jenazah beberapa hari lamanya dengan alasan sayang. Padahal itu sangat menyiksa bagi si mayat. Untuk itu, mari kita ubah pemikiran yang keliru ini. Jika seandainya ada diantara keluarga kita yang meninggal dunia, hendaklah kita segera memakamkannya. Dengan demikian, itu adalah bentuk kasih sayang kita yang sesungguh nya.

Kemudian kita mendoakannya dan senantiasa menjaga hubungan silahturahmi dengan sahabat- sahabatnya semasa hidupnya. Dengan demikian, kita telah melakukan yang terbaik baginya.

  1. Lima bicara yang dilarang

Berbicara itu adalah untuk kita menjalin silaturahmi dengan orang lain. Namun ada saatnya berbicara itu dilarang.

Dalam kondisi bagaimana bicara itu dilarang? Berikut ini adalah lima bicara yang dilarang, yaitu;
– Dilarang berbicara ketika Al Qur an di bacakan,
– Dilarang berbicara ketika bertakziah/ dihadapan jenazah,
– Dilarang berbicara ketika berada diatas kuburan/pemakaman,
– Dilarang berbicara ketika di majelis taklim/ khutbah disampaikan, dan
– Dilarang bicara ketika orang lain sedang berbicara.

Kelima hal itu adalah adab yang harus senantiasa kita jaga. Tidak berbicara ketika orang lain sedang berbicara adalah bentuk penghormatan kita kepada orang lain. Karena ada satu pepatah kalau kita ingin dihormati orang lain, maka mulai lah dari kita untuk menghormati orang lain. Maka dari itu, sebagai muslim yang baik marilah kita jaga lima adab tentang berbicara ini.

  1. Manfaatkan yang lima sebelum datang yang lima

Dalam sebuah hadist, Rasululah SAW ber-sabda “Gunakanlah lima perkara sebelum datang lima perkara. Sehatmu sebelum sakitmu, lapangmu sebelum sempitmu, kayamu sebelum miskinmu, mudamu sebelum tuamu dan hidupmu sebelum matimu.”

Sangat penting bagi kita untuk mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk masa depan (akhirat) saat masih hidup, sebelum kematian datang menjemput dengan memperbanyak amal kebaikan. Karena ketika di akhirat kelak, hanya amal yang akan menjadi teman setia.

Harta yang banyak akan ditinggalkan, dan semua kemewahan dunia akan menjadi kenangan. Untuk itu, ketika hayat masih di kandung badan, gunakanlah untuk memperbanyak amal dan pahala.

Harta yang banyak kita manfaatkan untuk pendidikan anak keturunan kita, agar kelak ia menjadi kebanggaan kita dihadapan ALLAH SWT dan menjadi tabungan yang doa nya akan dikabulkan oleh ALLAH SWT. Kemudian pada bagiannya kita sisihkan untuk orang yang membutuhkan, yang akan menjadi pahala kita.

Kemudian kita turut menyebarkan risalah islam dengan jiwa ataupun harta sebagai pemberat timbangan amal kebaikan kita diakhirat kelak.
Demikianlah yang perlu kami sampaikan, semoga ini bermanfaat untuk kita semua untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga disuasana menyambut tahun baru hijriyah ini, kita nenjadi jiwa-jiwa yang baru yang siap berubah menuju kearah yang lebih baik.

Untuk kemudian kita mampu menghasilkan karya yang akan kita persembahkan kepada dunia, sebagai bentuk pengabdian kita kepada ALLAH SWT, Tuhan yang telah menciptakan kita dengan segala potensi yang di karuniakan-Nya. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *